Jenis Transaksi Forex

Setelah mengenal pengertian forex trading, selanjutnya kita akan membahas mengenai jenis transaksi forex. Secara garis besar ada dua jenis transaksi pada forex trading yaitu beli (buy) dan jual (sell).

Pertanyaan yang paling sering ditanyakan oleh para trader adalah strategi apa yang paling jitu dan pasti untung dalam kondisi pasar apapun. Jawabannya adalah:

  • Beli pada harga terendah dengan perkiraan bahwa ke depan harga akan naik (bullish)
  • Jual pada harga tertinggi dengan perkiraan bahwa ke depan harga akan turun (bearish)

Terdengar sederhana bukan? Prinsipnya beli murah jual mahal. Maka akan dapat untung. Masalahnya kapan kita tahu bahwa harga yang sedang berjalan sudah merupakan harga terendah atau sebaliknya harga tertinggi. Inilah seni dari forex trading. Mudah, sederhana, sekaligus rumit. Saat mempraktikkannya ternyata susah-susah gampang.

Oleh karenanya dalam menekuni dunia forex, seorang trader perlu dan penting untung belajar ilmu trading secara kontinu dan disiplin. Belajar forex bisa dilakukan secara sendiri (otodidak) melalui media belajar yang tersedia di internet ataupun berguru pada trader berpengalaman, misalnya melalui seminar-seminar forex, workshop, atau bergabung pada komunitas trader. Latihan berulang-ulang juga harus ditekuni. Dan yang paling penting adalah tidak patah semangat karena kegagalan. 😀

Kita kembali ke topik :) . Ada beberapa jenis trading order berdasarkan cara pelaksanaan order yang diterima oleh broker yaitu market order dan pending order.

Market Order/Instant Order

Bila trader memilih transaksi market order maka order akan langsung dieksekusi saat itu juga berdasarkan harga jual broker (Ask Price) atau harga beli broker (Bid Price). Biasanya broker akan menjamin terjadinya transaksi ini.

Pending Order

Sedangkan pending order yaitu trader memilih untuk menunda transaksi hingga harga bergerak pada angka yang diinginkan. Trader dapat menentukan pada harga tertentu transaksi beli/jual akan dieksekusi berdasar jangka waktu tertentu di masa depan. Dengan fasilitas ini trader berharap akan memperoleh harga yang lebih baik berdasarkan analisis yang dilakukannya. Tidak ada jaminan akan terlaksananya transaksi pending order karena tergantung kepada pergerakan harga selama waktu yang telah ditentukan.

Ada empat jenis pending order yang bisa dilakukan:

  • Buy Stop, Buy ketika harga lebih dari X (biasanya pada kondisi awal pasar bullish)
  • Sell Stop, Sell ketika harga dibawah X (biasanya pada kondisi awal pasar bearish)
  • Buy Limit, Buy ketika harga dibawah X (beranggapan pasar akan berbalik setelah turun)
  • Sell Limit, Sell ketika harga diatas X (beranggapan pasar akan berbalik setelah naik)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *